Sabtu, 16 Mei 2009

Abou my heart

Kenapa
sudah seminggu lebih aku tidak melihat senyumnya
dan aku penasaran apakah senyum itu masih ada dan masih sama manisnya
sudah seminggu lebih aku tidak melihat sosoknya
dan aku penasaran apakah ia masih sama dengan yang kuingat
sebenarnya apa yang dia punya?
hingga sanggup membuatku memperhatikannya
sebenarnya siapa dia?
hingga mampu membuatku selalu bertanya-tanya tentang dirinya
saat mengawali hari, aku selalu bertanya pada diriku
sempatkah aku melihat senyumnya
sempatkah aku mendengar sapaannya
sempatkah aku berbicara di hadapannya
tolong jawab pertanyaanku!apa yang membuatku penasaran akan dirinya?
apa yang membuatku ingin tahu, seberapa jauh aku dapat menerobos benteng dirinya?
sudah seminggu lebih aku tidak melihat senyumnya
dan aku penasaran apakah senyum itu masih ada dan masih sama manisnya
sudah seminggu lebih aku tidak melihat sosoknya
dan aku penasaran apakah ia masih sama dengan yang kuingat

I think I'm not falling in love
aku rasa aku sedang tidak jatuh cinta
karena aku tak memikirkannya di sepanjang waktu yang kupunya
karena aku tak menyebut namanya di setiap nafas yang ku hela
aku hanya memikirkannya jika aku sempat
,,ehm... mungkin 5 menit dalam sehari
saat ku tersadar dan bertanya akankah kutemui senyumnya hari ini

aku rasa apa yang kurasakan ini bukan cinta
karena tak pernah aku ingin mengikatnya di sampingku
karena tak pernah kurasakan sakit saat dia jauh dariku
aku hanya ingin mengenalnya lebih dekat lagi
dan aku ingin dia mengenalku lebih dekat lagi
aku hanya ingin melihat tawanya lebih sering lagi

Sabtu, 02 Mei 2009

cerita lama

Aku masih ingat masa-masa saat aku masih bersekolah, ketika aku tak bisa melewatkan satu hari pun tanpa membaca, ketika kuhabiskan waktu luangku dengan berkhayal dan mengembangkan imajinasiku, ketika begitu banyak ide dan cerita berseliweran di kepalaku, ketika aku sempat memendam cita-cita menjadi penulis atau pengarang yang menghabiskan hidupnya dengan berbagi cerita pada ribuan orang. begitu banyak yang ingin kutulis dan kusampaikan pada dunia, begitu banyak novel, cerpen, puisi, ataupun skenario yang bergumul di otakku minta dimuntahkan keluar dan dituangkan ke lembaran-lembaran kertas. minta dilahirkan, di beri nama dan diperkenalkan pada dunia. tapi aku selalu menolak permintaan mereka, menjanjikan bahwa suatu saat nanti aku akan membawa mereka ke dunia dan membiarkan semua orang tahu tentang mereka jika aku punya komputer nanti. aku memang menunda untuk melahirkan mereka hanya satu alasan tak berarti, tanganku malas menggorekan ideku pada helaian kertas. mereka akhirnya berhenti berontak. mengendap dalam pikiranku, dan aku sering membisikkan lagi janjiku pada mereka, meyakinkan mereka untuk tetap bersabar dan duduk tenang di salah satu sudut otakku.

waktu itu juga sedang maraknya komunitas blogger. dan aku ingin menjadi bagian dari komunitas tersebut, tulisanku di baca banyak orang, dan memiliki teman-teman baru. sejak SMA aku sudah mencoba untuk nge-blog. tapi karena aku belum mempunyai komputer, aku tidak bisa sering mengutak-ngatik blogku. dan sekali lagi aku berjanji pada sel-sel otakku untuk memindahkan muatan mereka ke dunia maya, suatu hari nanti jika aku punya komputer dan bebas mengetik tiap hari.

kini aku sudah hampir 2 tahun memiliki komputer, tapi aku belum memenuhi janji-janjiku tersebut. bahkan karena terlalu lama menunggu di sudut gelap dalam otakku, ide-ide yang kutimbun selama ini teroksidasi menjadi karat dan kerak. sudah tidak dapat kuingat lagi secara utuh. sebagian masih ingat garis besarnya, tapi sebagian benar-benar telah aku lupakan. bahkan blogku tetap tak terurus dan jarang kujamah. aku rasa otakku ngambek dan enggan lagi menunjukkan kreatifitasnya. aku tetap menjadi aku yang dulu, yang mals melahirkan ide-ideku ke dunia, dan membiarkan mereka berkarat di dalam otakku. otakku serasa mati.

aku berusaha menghibur ide-ide yang masih bertahan di otakku, aku mengatakan pada mereka bahwa suatu saat nanti mereka akan kulahirkan jika aku sudah punya laptop pribadi, dapat membayar pemakaian listrikku sendiri, dan telah berlangganan fasilitas internet. aku tak tahu apakah aku benar-benar bisa menepati janji tersebut atau aku akan mengulang kesalahan yang sama dengan membiarkan tumpukan ideku hanya menjadi kerak dalam otakku.karena aku rasa, jika aku memang berhasil mempunyai laptop pribadi, dapat membayar pemakaian listrikku sendiri, dan telah berlangganan fasilitas internet, aku sudah menjadi orang sibuk yang tak punya waktu luang untuk berkarya, tak punya kesempatan untuk berimajinasi. saat itu aku pasti telah berubah menjadi manusia yang tak jauh berbeda denga robot yang telah diprogram oleh rutinitas.

Senin, 16 Februari 2009


Aku pingin banget punya sahabat sejati, yang walau jarak puluhan kilometer memisahkan tidak sanggup merenggangkan hubungan kami. Sahabat tempat berkeluh kesah, yang akan merelakan pulsanya hanya untuk membalas sms-smsku yang sedang suntuk, yang memasukkan aku dalam urutan teratas orang yang akan ditelponnya jika ia dapat bonus pulsa, yang menjadikanku termasuk orang yang pertama tahu tentang peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya. Aku ingin dianggap berharga oleh orang lain, aku ingin melepas semua topengku dan menjadi aku yang benar-benar aku, aku ingin berbagi semua cerita dalam hidupku dengan seorang yang kuanggap sahabat dan menganggapku sahabat
Tapi sayangnya sampai sekarang aku belum menemukannya, orang yang menjadi bagian dari hari-hariku dan menjadikanku sebagai bagian dari hari-harinya, orang yang akan selalu kukenang dan mengenangku, orang yang selalu ada kapan pun aku membutuhkannya. tapi aku sudah capek mencari. Bisa dibilang aku sudah pesimis, trauma.. karena setiap kali aku merasa sudah menemukannya dan begitu kami terpisahkan jarak, aku harus menerima kenyataan bahwa aku salah
Aku selalu iri ketika seseorang menerima telpon dari temannya dan kemudian menghabiskan berjam-jam untuk saling berbagi cerita
Aku selalu iri ketika seseorang bersmsan dengan sahabatnya dan saling memberi nasihat
Aku selalu iri ketika seseorang telah menemukan sahabat sejatinya dan dapat mempertahankan hubungan itu sampai tua
Aku selalu ingin mempunyai seorang sahabat sejati, tidak hanya untuk masa kini, tapi yang juga akan bertahan hingga mati
Aku ingin seorang sahabat, yang dapat kukenalkan pada cucu-cucuku kelak
Seorang sahabat sejati yang tak lekang oleh waktu, yang tak luluh akan jarak
Seorang sahabat sejati yang benar-benar berbagijiwa denganku

Timbunan puisi di otakku

04022009

Aku melihatmu

Menari di atas awan

Meniti lenkungan pelangi

Bercanda dengan hembusan angin

Dan tersenyum pada bintang-bintang

Aku pun hanya bisa terpaku mengagumimu

Aku tak bisa membedakan

Apakah kau manusia atau malaikat yang turun dari surga

05022009

Kalau memang bidadari itu ada

Kau pastilah salah satunya

Dapat kubayangkan kau menghampiriku

Tersenyum dan bercerita tentang surga

Lalu kaubentangkan sayapmu

Mengajakku terbang bersama angin

Menari di antara rintik hujan

Menaburkan tawa di penjuru bumi

Dan jikalau saat itu tiba

Aku tak peduli lagi

Jika aku harus mati saat itu juga

05022009

Aku hanyalah setetes hujan

Yang tak bisa memilih akan jatuh kemana

Ke samudra luas dan menjadi debur ombak biru

Atau ke kubangan lumpur di pinggir jalan raya

Aku tidak bisa menentukan takdirku

Akankah aku menjadi air mineral dalam botol plastik

Atau membeku menjadi gunung es di kutub selatan

Aku tidak bisa mengatur jalan hidupku

Mungkinkah aku menjadi permata di tanah kering

Atau menjadi banjir dan dihujat manusia

Aku hanya setetes hujan

Yang tidak bisa memilih akan jatuh kemana

Yang tidak bisa menentukan takdirku

Yang tidak bisa mengatur jalan hidupku

Tapi aku selalu bersyukur diciptakan-Nya

Menjadi rintik hujan

Yang di tiap atomnya terdapat sepenggal harapan

03022009

Aku ingin menjadi secercah sinar

Yang menari di celah-celah angin

Yang bermain diantara gelombang

Yang bercanda dengan rerumputan

Yang bertegur sapa dengan ilalang

Yang menyusup di sela kata-kata

Yang menerobos lorong-lorong sunyi

Yang mendobrak celah-celah kehidupan

Yang mengusir keputusasaan

Yang memerangi kegelapan

Yang datang membawa harapan

Aku ingin menjadi secercah sinar

Yang menyebarkan cahaya

Di rongga-rongga jiwa manusia

Minggu, 19 Oktober 2008

kangen

udah hampir 2 bulan ku pulang kampung,
udah hampir 2 bulan juga blogku tidak kujamah,
bukan karena sudah malas atau bosan,
tapi karena terpaksa.

maklum rumahku terbilang jauh dari warnet..
alhasil aku jadi hampir tidak pernah online selama di rumah..
kali ini pun ku sempatkan untuk online sebentar, setidaknya untuk membuktikan bahwa ku masih hidup di sini...

oleh karena itu, aku pun mulai merasa kangen dengan Jakarta..
lucu memang,
selama di perantauan ku selalu rasa ingin pulang...
tapi setelah pulang ingin rasanya segera terbang lepas
melanglang buana dalam dunia metropolitan

Jumat, 08 Agustus 2008

puisi lagi

Cinta

Sebenarnya apakah cinta itu…

Banyak para penyair yang berusaha mendefinisikannya

Tapi keluasan artinya tetap tak dapat dijabarkan

Banyak yang berusaha menjelaskan tanda-tanda kehadirannya

Tapi tetap tak dapat diprediksi dan dihindari

Cinta itu tiba-tiba datang dan enggan pergi

Tanpa memilih tempat dan waktu

Tiba-tiba dia terasa ada

Cinta itu memiliki banyak sisi dan segi.

Dapat terlihat indah, dapat pula memuakkan

Cinta itu penuh pertentangan

Kadang bahagia, kadang menyakitkan

Kadang timbul karena benci, kadang menimbulkan benci

Cinta itu tak dapat didefinisikan

Karena setiap berusaha diartikan

Cinta justru semakin membingungkan

Karena Cinta hanyalah sekedar cinta yang tak perlu definisi

Karena Cinta hanya ada untuk diakui keberadaannya

Kamis, 10 Juli 2008


Q lagi sibuk ni
jadi panitia Publikasi PENTUNG

Gimana?
gambarnya bagus ga?

Jumat, 13 Juni 2008

Pd suatu masa, ada sebatang pohon apel yang amat besar.Seorang anak laki-laki begitu gemar bermain di sekitar pohon apel itu setiap hari.Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan apel sepuas hatinya, dan adakalanya diaberistirahat lalu terlelap di perdu pohon apel tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangitempat permainannya. Pohon apel itu juga menyukai anaktersebut.

Masa berlalu. anak lelaki itu sudah besar danmenjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan masanya setiap hari bermain di sekitar pohon apeltersebut. Namun begitu, suatu hari dia datang kepadapohon apel tersebut dengan wajah yang sedih. "Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohonapel itu." Aku bukan lagi anak-anak, aku tidak lagi gemar bermain dengan kau," jawab remaja itu." Aku mau sebuah mainan. Aku perlukan uang untukmembelinya," tambah remaja itu dengan nada yang sedih.Lalu pohon apel itu berkata, "Kalau begitu, petiklahapel-apel yang ada padaku. Juallah untuk mendapatkanuang. Dengan itu, kau dapat membeli permainan yang kauinginkan."

Remaja itu dengan gembiranya memetik semua apel dipohon itu dan pergi dari situ. Dia tidak kembali lagi selepas itu. Pohon apel itu merasa sedih. Masa berlalu.Suatu hari, remaja itu kembali. Dia semakin dewasa.

Pohon apel itu merasa gembira."Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohon apel itu."Aku tiada waktu untuk bermain. Aku terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang. Aku ingin membina rumahsebagai tempat perlindungan untuk keluargaku. Bolehkahkau menolongku?" Tanya anak itu." Maafkan aku. Aku tidak mempunyai rumah. Tetapi kauboleh memotong dahan-dahanku yang besar ini dan kaubuatlah rumah daripadanya." Pohon apel itu memberikancadangan.Lalu, remaja yang semakin dewasa itu memotong kesemua dahan pohon apel itu dan pergi dengan gembiranya. Pohon apel itu pun turut gembira tetapi kemudian merasa sedih karena remaja itu tidak kembali lagi selepas itu.

Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemuipohon apel itu. Dia sebenarnya adalah anak lelaki yang pernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telah dewasa."Mari bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohonapel itu." Maafkan aku, tetapi aku bukan lagi anak lelaki yang suka bermain-main di sekitarmu. Aku sudah dewasa. Akumempunyai cita-cita untuk belayar. Malangnya, akutidak mempunyai perahu. Bolehkah kau menolongku?" tanya lelaki itu."Aku tidak mempunyai perahu untuk diberikan kepada kau. Tetapi kau boleh memotong batang pohon ini untukdijadikan perahu. Kau akan dapat belayar dengan gembira," kata pohon apel itu.Lelaki itu merasa amat gembira dan menebang batang pohon apel itu. Dia kemudiannya pergi dari situ dengan gembiranya dan tidak kembali lagi selepas itu. Namunbegitu, pada suatu hari, seorang lelaki yang semakin dimamah usia, datang menuju pohon apel itu. Dia adalah anak lelaki yang pernah bermain di sekitar pohon apel itu."Maafkan aku. Aku tidak ada apa-apa lagi untukdiberikan kepada kau. Aku sudah memberikan buahkuuntuk kau jual, dahanku untuk kau buat rumah, batangkuuntuk kau buat perahu. Aku hanya ada tunggul dengan akaryang hampir mati..." kata pohon apel itu dengan nadapilu."Aku tidak mau apelmu kerana aku sudah tiada bergigiuntuk memakannya, aku tidak mau dahanmu kerana akusudah tua untuk memotongnya, aku tidak mau batangpohonmu kerana aku berupaya untuk belayar lagi, akumerasa lelah dan ingin istirahat," jawab lelaki tuaitu."Jika begitu, istirahatlah di perduku," kata pohonapel itu.Lalu lelaki tua itu duduk beristirahat di perdu pohonapel itu dan beristirahat. Mereka berdua menangiskegembiraan.

Sebenarnya, pohon apel yang dimaksudkan didalam cerita itu adalah kedua ibu bapa kita. Bila kita masih muda, kita suka bermain dengan mereka.Ketika kita meningkat remaja, kita perlukan bantuanmereka untuk meneruskan hidup. Kita tinggalkan mereka,dan hanya kembali meminta pertolongan apabila kita didalam kesusahan. Namun begitu, mereka tetap menolongkita dan melakukan apa saja asalkan kita bahagia dangembira dalam hidup.Anda mungkin terfikir bahwa anak lelaki itu bersikapkejam terhadap pohon apel itu, tetapi fikirkanlah, ituhakikatnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kinimelayan ibu bapa mereka. Hargailah jasa ibu bapa kepada kita. Jangan hanya kita menghargai merekasemasa menyambut hari ibu dan hari bapa setiap tahun.

Ku hanya terdiam memandang rembulan
Menanti dalam sunyi
Termenung dalam sepi
Kapankah kau akan turun ke bumi duhai putri malam?
Bukankah kau telah berjanji padaku
Tuk datang menemuiku tiap purnama menjelang
Menemaniku di malamku yang sunyi
Menghapuskan rinduku padamu
Atau kau ingin aku yang berlari meniti awan
Mengepakkan anganku, terbang ke sisimu
Jejakkan kakiku di istanamu yang selalu menyilaukan khayalku

Telah lewat tengah malam, hai rembulan
Tapi kenapa masih tak kau biarkan ratumu menemuiku?
Akankah kau ingkari janjimu itu padaku?
Yang kau tiupkan di sela desah angin
Di kala rindu menusuk-nusuk kalbuku
Akankah kau dustai sumpahmu itu padaku?
Yang dipersaksikan keheningan malam
Di saat aku mulai terkapar tak berdaya karena rindu

Telah hampir fajar, wahai rembulan
Sudah hampir habis waktumu bersinar
Tapi mengapa ratumu tak kunjung melayang ke pelukanku
Tak tahukah dia bahwa hatiku telah sesak?
Terlalu penuh oleh rindu
Haruskah kuadukan kau pada sang mentari?
Agar dia tak lagi membiaskan sinarnya padamu
Biar kau dan ratumu hidup dalam gulita
Biar engkau kehilangan pesonamu
Agar aku tak perlu lagi melihat wajahmu
Agar aku tak perlu melihat keangkuhanmu
Agar aku tak perlu mengingatmu wahai ratu bulan

Wahai sang ratu bulan
Tak kau lihatkah cahaya mentari menyusup di sela bebukitan?
Telah hampir habis waktumu
Tapi mengapa kau tak kunjung datang?
Mengapa kau sungguh tega membohongi aku?
Haruskah kutunggu Tuhan menumbuhkan sepasang sayap di punggungku?
Agar aku dapat terbang menemuimu
Dan membawamu lari dari istana bulanmu..

Kamis, 29 Mei 2008

kehilangan mimpi

Kehilangan mimpi





Berpijak di air yang keruh

Bercermin pada warna kelabu

Terjebak dalam lumpur ketidakberdayaan

Yang menghisap sari-sari jiwa

Menyisakan sepotong nyawa tanpa cita



Dunia telah lama hilang warna

Yang tersisa hanya duka dan luka yang membiru

Bengkak, bernanah, menyebar bau anyir darah beku

Menyisakan pedih pada tubuh yang telah lama mati rasa

Mengubur mimpi yang telah dihancurkan takdir

Memenjarakan jiwa dalam jeruji keputusasaan

Jiwa kami telah lama kehilangan cahaya

Tiada lagi desiran semangat yang mampu membuatnya menyala

Hampa, kosong, berselaput kesunyian

Kami memang telah lama menyerah

Melepas kata pasrah dengan begitu mudah

Membiarkan diri terkunkung jerat ketidakberdayaan



Kami memang hanya sekumpulan pecundang

Yang tak punya hak untuk bermimpi

Kami telah lama kalah

Kami telah lama kehilangan mimpi

Kami hanyalah sekumpulan orang-orang terbuang

Yang tak berani lagi menggenggam mimpi

Bukannya kami tak mau

Hanya saja kami tak berani

Karena setiap mimpi yang kami miliki

Selalu kalian renggut dari tangan kami

sweet seventeenth?

tujuh belas tahun...
kata orang saat itulah saat yang mendebarkan,
saat metamorfosis dari fase kanak-kanak menuju kedewasaan
maka tak heran jika kebanyakan orang sering merayakan peringatan kelahirannya yang ketujuh belas dengan pesta yang meriah
sweet seventeenth...
begitulah kebanyakan orang menyebutnya...

namun aku tak setuju dengan pendapat tersebut
kenapa harus ada diskriminasi?
kenapa hanya usia tujuh belas yang dipuji kemanisannya?
bagiku setiap tahun patut disyukuri..
setiap tahun, setiap bulan, setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detiknya
semuanya manis...
indah...
walau terkadang ada saat-saat yang berurai air mata...
bagiku saat-saat melankolis itu juga pantas disebut manis
karena aku mendapat satu pelajaran yang berharga
sebagai bekal hidupku di masa depan

tujuh belas tahun...
kalau orang mau bilang sweet seventeenth boleh saja
tapi aku tetap tak menghalalkan diskriminasi
bagiku tiap tahunnya tetaplah "sweet"

aku sungguh sangat bersyukur kepada ALLAH SWT yang telah menciptakanku
mengijinkan aku terlahir dan dibesarkan dalam keadaan muslim
dan semoga nanti saat aku menutup usia,
aku tetap dalam keadaan muslim
aku sungguh sangat bersyukur kepada ALLAH SWT,
atas segala rahmat, anugerah, rizki, kebahagiaan dan terutama usia yang diberikan-Nya padaku
semoga ALLAH mengampuni kealpaanku dalam beribadah, kelalaianku dalam bersikap, dan ketidaksempurnaanku dalam menjalani hidup
semoga ALLAH tetap mengijinkanku hidup dan mati dalam lingkupan cinta-Nya
amin

ucapan terimakasih yang sangat spesial
kupersembahkan kepada wanita yang telah melahirkanku, merawatku, membesarkanku, dan selalu memberikan cintanya padaku
aku tahu aku takkan pernah bisa membalas jasanya
tapi semoga ALLAH mengijinkanku selalu membuatnya tersenyum dan bangga akan diriku
biarlah ALLAH yang mengganti pengorbanannya
semoga ALLAH mempertemukan aku dan ibuku di surga
amin

secarik cinta juga kutitipkan pada adik-adikku
semoga aku bisa menjadi teladan yang baik bagi mereka
semoga ALLAH juga mempertemukan kami dalam surga-Nya
amin

teman-teman
semoga ALLAH juga mempertemukan kita di surga-Nya
amin


ya ALLAH
ampunilah dosa yang telah kulakukan maupun yang belum kulakukan
yang kusengaja ataupun tidak
yang kusadari ataupun tidak
semoga aku menjadi orang yang lebih baik
orang yang jauh lebih Kau cintai dari sebelumnya
cukupkanlah umurku untuk membahagiakan orang-orang disekitarku
anugerahkanlah aku umur yang bermanfaat Ya ALLAH
jangan masukkan aku pada golongan orang-orang yang menyiakan waktu
YA ALLAH
berilah aku ilmu yang bermanfaat
yang dapat kujadikan bekal hidup dan matiku
dan sungguh kumohon Ya Tuhanku
pertemukannlah aku dan orang-orang yang kucintai di surga-Mu

Kamis, 22 Mei 2008

TERSAYAT RINDU


Secarik rindu kutebarkan di sela-sela angin yang bertiup

Biar berhembus menyeberangi segara

Menyampaikan salam jiwaku yang tersayat rindu

Biar kauhirup dan merasuk jiwamu yang murni

Biar kaurasa perihnya hati yang tengah merindu

Biar kautahu betapa berat kulewati hari-hari

Digelayuti rindu, dibebani rindu

Tiap menitnya, tiap detiknya

Hatiku semakin dalam tersayat rindu

Dipenuhi keingintahuan kapan rindu ini mencapai akhirnya

Perih, pedih, hati ini semakin luka

Tersayat rindu, teriris menjadi serpih kecil

Dipenuhi keingintahuan apakah kau mengalami luka yang sama..


Hati ini muak akan rindu yang semakin memenuhi rongga dada

Mengalir bersama darahku, menggelegak

Memenuhi tiap desir nafasku dengan sepercik rindu

Rindu tanpa ujung, rindu yang tak berbatas

Rindu yang memuakkan


Secarik rindu kutebarkan di sela-sela angin yang bertiup

Biar kau hirup dan kau rasakan

Betapa rindu begitu sesak dan menyiksa

Biar kau tahu bahwa rindu itu perih

Biar kau tahu bahwa rindu itu pedih

Biar kau tahu bahwa aku rindu













Beri aku ilmu


Aku haus

Haus akan ilmu

Ilmu..

Ilmu..

Jiwa ini dipenuhi dahaga, Dahaga akan ilmu

Ilmu..

Ilmu..

Pikiranku lapar, Lapar akan ilmu

Ilmu..

Ilmu..

Hidupku rindu, rindu akan ilmu

Beri aku ilmu Ya Tuhan

Untuk memenuhi dahaga ini

Untuk mengenyangkan jiwaku ini

Untuk menghapus rindu ini


Aku ingin ilmu

Ilmu yang menggelegak dalam mata air pengetahuan

Ilmu yang tak pernah kering

Aku ingin melahapnya, Sepuas hatiku

Menelan bulat-bulat

Lalu mencernanya

Merasakannya mengalir di pembuluh darahku

Menggelegak dalam otakku

Mendidihkan gelora keingintahuanku

Memuaikan kapasitas otakku

Lalu memuntahkannya

Dalam kepingan-kepingan ide

Menggenggamnya di sela jemariku

Lalu membaginya pada orang lain


Tuhan,

Sungguh aku haus akan Ilmu

Ku mohon berikanlah aku ilmu

Ilmu yang tak pernah kering

Ilmu yang mampu membuat setiap orang bahagia

Ilmu yang dapat membawa kedamaian


Wahai Sumber Segala Ilmu

Kumohon,

Berikanlah aku ilmu sebanyak yang mampu kuterima

Selasa, 13 Mei 2008

Arti nama Q

What Amela Erliana Christine Means

You are usually the best at everything ... you strive for perfection.
You are confident, authoritative, and aggressive.
You have the classic "Type A" personality.

You are confident, self assured, and capable. You are not easily intimidated.
You master any and all skills easily. You don't have to work hard for what you want.
You make your life out to be exactly how you want it. And you'll knock down anyone who gets in your way!

You are friendly, charming, and warm. You get along with almost everyone.
You work hard not to rock the boat. Your easy going attitude brings people together.
At times, you can be a little flaky and irresponsible. But for the important things, you pull it together.

You are relaxed, chill, and very likely to go with the flow.
You are light hearted and accepting. You don't get worked up easily.
Well adjusted and incredibly happy, many people wonder what your secret to life is.





You are wild, crazy, and a huge rebel. You're always up to something.
You have a ton of energy, and most people can't handle you. You're very intense.
You definitely are a handful, and you're likely to get in trouble. But your kind of trouble is a lot of fun.



You tend to be pretty tightly wound. It's easy to get you excited... which can be a good or bad thing.
You have a lot of enthusiasm, but it fades rather quickly. You don't stick with any one thing for very long.
You have the drive to accomplish a lot in a short amount of time. Your biggest problem is making sure you finish the projects you start.



You are very intuitive and wise. You understand the world better than most people.
You also have a very active imagination. You often get carried away with your thoughts.
You are prone to a little paranoia and jealousy. You sometimes go overboard in interpreting signals.



You are very open. You communicate well, and you connect with other people easily.
You are a naturally creative person. Ideas just flow from your mind.
A true chameleon, you are many things at different points in your life. You are very adaptable.

You are truly an original person. You have amazing ideas, and the power to carry them out.
Success comes rather easily for you... especially in business and academia.
Some people find you to be selfish and a bit overbearing. You're a strong person.


Amela Erliana Christine
arti nama Q


You are the total package - suave, sexy, smart, and strong.
You have the whole world under your spell, and you can influence almost everyone you know.
You don't always resist your urges to crush the weak. Just remember, they don't have as much going for them as you do.

You are a seeker. You often find yourself restless - and you have a lot of questions about life.
You tend to travel often, to fairly random locations. You're most comfortable when you're far away from home.
You are quite passionate and easily tempted. Your impulses sometimes get you into trouble

;;